Pelatihan Swakelola Konstruksi Desa Tahun 2024 Resmi Dibuka Di Barito Selatan
Barito Selatan – Pelatihan Swakelola Konstruksi Desa Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Selatan resmi dimulai. Acara ini dibuka pada Senin, 21 Oktober 2024, di Aula BAPPEDA Kabupaten Barito Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh para kepala desa dan lurah se-Kabupaten Barito Selatan, serta perwakilan dari Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya yang menjadi mitra kerja sama dalam pelatihan tersebut. Selasa, (22/10/2024)
Acara pembukaan diresmikan oleh Asisten III Setda Barito Selatan, Drs. Mirwansyah, MA yang mewakili PJ Bupati Barito Selatan, Dr. H. Deddy Winarwan, S.STP., M.Si., CRGP. Dalam sambutannya, Mirwansyah menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga pelaksana teknis di desa-desa agar mampu melaksanakan proyek konstruksi dengan standar yang tinggi dan kualitas yang setara dengan yang ada di kota.
Kabid Peningkatan Kompetensi Tim Pelaksana Kegiatan, Hawinu, ST., M.Eng., dari Dinas PUPR Barito Selatan, menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam bidang konstruksi. “Dengan pelatihan ini, kami berharap tenaga kerja di desa-desa bisa lebih kompeten dan profesional dalam menjalankan pekerjaan konstruksi di wilayah mereka,” ujar Hawinu.
Pelatihan ini diadakan selama dua hari, yaitu dari tanggal 21 hingga 22 Oktober 2024. Berbagai materi yang diberikan mencakup teknik dasar konstruksi hingga manajemen proyek. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil pekerjaan di desa agar sebanding dengan proyek-proyek di kota. Menurut Hawinu, peningkatan kompetensi ini penting untuk mendukung pembangunan yang merata di seluruh wilayah Barito Selatan.
Dr. Ita Minarni, ST., MT., selaku Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi, dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme peserta pelatihan. “Ini menunjukkan bahwa ada kesadaran akan pentingnya keterampilan teknis dalam membangun desa yang lebih maju dan mandiri,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat desa.
Dosen Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya, Waluyo, ST., MT yang juga bertindak sebagai pemateri dalam pelatihan ini, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan telah disesuaikan dengan kebutuhan peserta. “Kami menyiapkan materi yang relevan dan aplikatif, agar peserta dapat langsung menerapkannya di lapangan,” jelas Waluyo.
Kepala Dinas PUPR Barito Selatan yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan akademisi dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. “Melalui kerja sama ini, kami berharap ada transfer ilmu pengetahuan yang signifikan dari akademisi kepada praktisi di lapangan,” ujarnya.
Pelatihan ini diakhiri dengan harapan bahwa tenaga teknis yang telah mengikuti kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pekerjaan konstruksi di desa-desa, sehingga hasil pembangunan di pedesaan semakin baik dan tidak kalah dengan hasil pembangunan di perkotaan. (Gilang Ramadan)






