Pemkab Barito Selatan Salurkan 162 Hewan Kurban Jelang Idul Adha 1446 H

Barito Selatan  // Khabarindonesia.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menyalurkan sebanyak 162 ekor hewan kurban kepada masyarakat. Penyaluran ini dilakukan langsung oleh Bupati Barsel, Eddy Raya Samsuri, ST., MM., bersama Wakil Bupati Khristianto Yudha, ST., bertempat di halaman Masjid Agung Baiturrahman Buntok. Rabu (4/6/2025).

Penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bagian dari program rutin tahunan Pemkab Barsel dalam rangka memperingati hari besar keagamaan umat Islam, serta upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menikmati daging kurban pada Hari Raya Idul Adha.

Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barsel, H. Akhmad Akmal Husaen, S.STP., MA., menjelaskan bahwa total hewan kurban yang disalurkan tahun ini mencapai 162 ekor, terdiri dari 125 ekor sapi dari Pemkab Barsel, 1 ekor kerbau, 28 ekor sapi biasa, dan 2 ekor sapi limosin bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Selain itu, turut disumbangkan pula 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing dari Bank Kalteng, serta 1 ekor sapi limosin dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang secara khusus ditujukan untuk masyarakat Kabupaten Barito Selatan.

Akhmad Akmal Husaen mengakui bahwa meskipun jumlah hewan kurban tahun ini belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh permohonan dari masyarakat, namun telah mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan lebih merata dalam distribusinya.”Ucapnya.

Wakil Bupati Barsel, Khristianto Yudha, dalam keterangannya menyampaikan bahwa jumlah hewan kurban tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Idul Adha 2024 lalu, jumlah hewan kurban yang disalurkan hanya mencapai 100 ekor.

“Dalam anggaran awal Pemkab Barsel sebenarnya hanya tersedia untuk 43 ekor sapi. Namun kita berusaha maksimal mencari tambahan dana dari berbagai sumber, sehingga bisa mencapai 125 ekor sapi. Ini adalah peningkatan yang sangat signifikan,” ujar Khristianto.

Lebih lanjut Khristianto menambahkan bahwa apabila masih terdapat permohonan masyarakat yang belum bisa dipenuhi, hal itu bukan karena kelalaian pemerintah, melainkan karena keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh daerah.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya agar hewan kurban dapat dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya yang memang membutuhkan. Ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap warganya.

Khristianto juga menyampaikan harapannya, agar di tahun-tahun mendatang jumlah hewan kurban yang disediakan oleh Pemkab Barsel bisa terus bertambah. Targetnya, jumlah tersebut dapat melampaui 150 ekor setiap tahun.

“Harapan kita ke depan, mungkin bisa di atas 150 ekor. Dengan begitu semua masyarakat kita bisa merasakan langsung manfaat dari hewan kurban yang bersumber dari APBD kita,” pungkasnya.

Penyaluran hewan kurban ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Barito Selatan. (GR).