Rapat Perdana LPTQ Barito Selatan Tahun 2025–2030 Fokuskan Konsolidasi Dan Persiapan MTQ

Barito Selatan  // Khabarindonesia.com — Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Barito Selatan periode 2025–2030 menggelar rapat perdana pada Senin, 23 Juni 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum LPTQ Barsel Eko Hermansyah, S.STP., dan Ketua harian H. Muhammad Sibawaihi, Lc. (23/6/2025).

Rapat perdana ini menjadi langkah awal konsolidasi organisasi LPTQ Barsel dalam rangka memperkuat peran dan kinerja lembaga dalam mendukung syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Dalam kesempatan ini, hadir pula Sekretaris LPTQ Barsel, Ismiradi, S.Ag., yang juga kepengurusan LPTQ bersama sejumlah tokoh agama dan pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum LPTQ Barsel, Eko menyampaikan harapan besar terhadap peran pengurus baru, baik yang berasal dari kalangan lama maupun wajah baru. Ia menekankan pentingnya menyelaraskan program kerja LPTQ dengan visi dan misi Bupati Barito Selatan periode 2025–2030.

“Kita berharap dengan kepengurusan baru ini, LPTQ Barito Selatan bisa menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Konsolidasi awal ini penting agar semua pengurus memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan lembaga,” ujar Eko kepada para peserta rapat.

Dalam sesi wawancara usai rapat, H. Muhammad Sibawaihi mengungkapkan bahwa meski pembahasan program kerja belum menyeluruh, pihaknya telah menetapkan satu agenda prioritas yakni pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten tahun 2025.

“MTQ kabupaten akan menjadi program prioritas karena harus menyesuaikan dengan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi Kalimantan Tengah yang direncanakan sekitar bulan September atau Oktober tahun ini,” jelasnya.

Terkait strategi persiapan MTQ, LPTQ Barsel akan fokus pada penguatan internal organisasi. Beberapa langkah konkret yang akan ditempuh antara lain pembenahan administrasi, data peserta, naskah surat-menyurat, serta pengelolaan keuangan yang transparan.

“Kami juga akan mengaktifkan kembali peran masing-masing ketua bidang agar seluruh program kerja berjalan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang telah ditetapkan,” lanjutnya.

LPTQ Barsel juga akan melakukan pendekatan kolaboratif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan Islam, serta pondok pesantren guna menjaring peserta terbaik untuk MTQ mendatang.

Selain itu, peningkatan kualitas pembinaan terhadap qari dan qariah juga menjadi perhatian utama. Program pelatihan dan pembinaan intensif direncanakan untuk mendongkrak prestasi kafilah Barito Selatan di tingkat provinsi.

Rapat perdana ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi ringan antar pengurus yang bertujuan menyelaraskan langkah ke depan. Para peserta rapat sepakat untuk segera membentuk tim teknis persiapan MTQ dan menyusun jadwal kerja lebih rinci dalam pertemuan lanjutan.

Dengan semangat baru dan kepemimpinan Eko LPTQ Barito Selatan menatap masa depan yang lebih terarah dan profesional. Seluruh jajaran pengurus diharapkan mampu bersinergi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan tilawah dan pemahaman Al-Qur’an di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus. (Gun).