Kadis Perkimtan Barsel Bennie S Mahar Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Program Prioritas Di Forum Perangkat Daerah 2025
Barito Selatan // Khabarindonesia.com – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Barito Selatan, Bennie S. Mahar, ST., MM., MT., memberikan tanggapannya usai menghadiri kegiatan Forum Perangkat Daerah Kabupaten Barito Selatan Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Bapperida Barsel. Kamis, 17 April 2025. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. (17/4/2025)
Dalam keterangannya kepada awak media, Bennie menyampaikan bahwa Forum Perangkat Daerah ini merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam menyusun program kerja yang selaras dengan prioritas pembangunan daerah, provinsi, hingga nasional.
“Forum ini sangat strategis karena menjadi ajang sinkronisasi dan harmonisasi antar program perangkat daerah. Kami dari Dinas Perkimtan sangat mendukung arahan yang telah disampaikan oleh Wakil Bupati, khususnya terkait pendekatan Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS),” ujar Bennie.
Ia menekankan bahwa Dinas Perkimtan akan berfokus pada penyusunan program kerja yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam penyediaan rumah layak huni dan penataan kawasan permukiman kumuh. Menurutnya, pembangunan fisik yang tepat sasaran akan memberikan efek berkelanjutan terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan mengutamakan program perumahan yang menjawab kebutuhan riil masyarakat. Seperti pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan penataan kawasan yang selama ini masuk kategori kumuh,” jelas Bennie.
Bennie juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengacu pada hasil Musrenbang Kecamatan dan pokok pikiran DPRD sebagai bahan dalam penyusunan program. Ia menegaskan pentingnya validasi usulan masyarakat agar setiap kebijakan memiliki dasar yang kuat dan tepat sasaran.
“Setiap usulan harus melalui proses verifikasi dan validasi agar tidak hanya sekadar masuk daftar program, tapi juga betul-betul bisa dilaksanakan dan membawa dampak,” imbuhnya.
Mengenai prinsip penganggaran yang diarahkan oleh Wakil Bupati, Bennie menyatakan bahwa Dinas Perkimtan akan memastikan setiap usulan kegiatan dilandasi oleh data dan analisis kebutuhan. Ia menilai hal ini penting agar alokasi anggaran benar-benar efektif.
“Kita tidak bisa lagi bekerja berdasarkan asumsi. Semua harus berbasis data. Program prioritas harus benar-benar berdampak pada penurunan kemiskinan, stunting, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pendekatan spasial dalam perencanaan pembangunan. Bennie menyebut pihaknya akan memaksimalkan penggunaan data geospasial dalam menetapkan lokasi prioritas pembangunan perumahan dan penataan lingkungan.
“Dengan peta spasial yang akurat, kita bisa melihat wilayah mana saja yang perlu intervensi pembangunan secara cepat dan efisien. Ini juga membantu dalam mencegah tumpang tindih program,” jelasnya.
Terkait upaya pengurangan backlog perumahan, Bennie mengungkapkan bahwa Dinas Perkimtan telah mengusulkan beberapa program kolaboratif bersama kementerian dan pemerintah provinsi yang fokus pada percepatan pembangunan rumah layak huni.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus sinergi dengan pusat dan provinsi, termasuk dengan dunia usaha lewat skema KPBU atau CSR untuk membantu percepatan penyediaan rumah,” tegas Bennie.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik dari pemerintah, swasta maupun masyarakat sipil, untuk mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Barito Selatan.
“Pembangunan ini tanggung jawab kita bersama. Semua pihak harus bersinergi untuk menciptakan Barsel yang lebih baik dan berdaya saing,” tutup Bennie.
Forum Perangkat Daerah ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, yang dalam arahannya menekankan pentingnya efisiensi, ketepatan sasaran, serta penyusunan program berbasis kebutuhan masyarakat dan data yang valid. Porum ini juga dihadiri oleh pimpinan DPRD, perangkat daerah, camat, serta delegasi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Barito Selatan. (GR).






