Wakil Bupati Barito Selatan Buka Forum Perangkat Daerah 2025

Barito Selatan // Khabarindonesia.com — Pemerintah Kabupaten Barito Selatan resmi membuka Forum Perangkat Daerah Tahun 2025 melalui sambutan dan pengarahan langsung dari Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha.ST, di Aula Bapperida Kabupaten Barito Selatan, Kamis 17 April 2025. Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, para camat se-Kabupaten Barito Selatan, serta delegasi dari enam kecamatan.(17/4/2025).

Pada pembukaan forum tersebut, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan berkumpul dalam kondisi sehat dan penuh semangat untuk bersama-sama menyusun perencanaan pembangunan daerah tahun mendatang.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Forum Perangkat Daerah ini merupakan bagian penting dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Forum ini digelar dalam rangka menyelaraskan program dan kegiatan hasil musrenbang kecamatan dengan rencana kerja setiap perangkat daerah.

Lebih lanjut, Khristianto Yudha menyampaikan bahwa pelaksanaan forum ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

“Tahapan perencanaan ini tidak bisa dilewatkan begitu saja, karena menjadi momen penting untuk memastikan bahwa seluruh program pembangunan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan selaras dengan arah pembangunan nasional maupun provinsi,” ujar Wakil Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menekankan empat arahan khusus yang menjadi pedoman utama dalam penyusunan rencana dan anggaran tahun 2026. Pertama, seluruh perangkat daerah wajib fokus pada program prioritas dan menghindari kegiatan seremonial yang tidak berdampak langsung pada capaian kinerja pembangunan.

Arahan kedua menyangkut pendekatan perencanaan yang harus berbasis prinsip Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS). Pendekatan ini, menurutnya, penting untuk menghindari tumpang tindih antarprogram dan memastikan adanya keterpaduan lintas sektor serta antar wilayah.

Selanjutnya, Wakil Bupati mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi harus diukur dari dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, perangkat daerah diminta memprioritaskan program-program yang menyasar pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan akses layanan dasar.

Arahan terakhir menekankan pentingnya penyusunan program yang selektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. Masukan dari musrenbang kecamatan serta pokok-pokok pikiran DPRD harus dijadikan bahan pertimbangan utama dalam menentukan prioritas pembangunan.

“Pastikan tidak ada satu pun usulan masyarakat yang terabaikan tanpa alasan yang jelas dan terdokumentasi. Semua perangkat daerah harus bertanggung jawab dalam menelaah dan menindaklanjuti setiap aspirasi yang masuk,” tegas Khristianto Yudha.

Acara yang berlangsung dengan tertib dan lancar ini diakhiri dengan pernyataan resmi pembukaan forum oleh Wakil Bupati. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, beliau secara simbolis membuka Forum Perangkat Daerah Kabupaten Barito Selatan Tahun 2025.

Wakil Bupati juga menyampaikan harapannya agar forum ini menjadi titik awal yang baik dalam menyusun rencana pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat Barito Selatan secara merata.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, petunjuk, dan keberkahan dalam setiap langkah kita dalam membangun Barito Selatan yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berharap forum ini mampu merumuskan kebijakan pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat koordinasi antar perangkat daerah. (GR).