Asisten II Barsel Pasar Murah Jadi Langkah Nyata Pengendalian Inflasi Dan Bantu Warga Kurang Mampu
Barito Selatan // Khabarindonesia.com – Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan, Yoga Prasetianto Utomo, S.STP., MM., memberikan komentar saat menghadiri pelaksanaan Pasar Murah yang digelar di halaman Kantor TP PKK Kabupaten Barito Selatan, Sabtu 28 Februari 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan. (28/2/2026).
Di sela kegiatan, sejumlah awak media mewawancarai Asisten II terkait pelaksanaan pasar murah yang disebut sebagai langkah penyeimbang harga di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat. Yoga Prasetianto Utomo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang terintegrasi dan menyentuh langsung masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Tim Penggerak PKK bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama dalam mendukung program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar berjalan efektif di lapangan.
“Ini memang sesuatu yang kita harapkan bersama. Kegiatan pengendalian inflasi daerah berjalan di enam kecamatan, dan ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga kestabilan harga barang kebutuhan pokok,” ujar Yoga.
Ia juga menambahkan, sebelumnya pemerintah daerah telah melaksanakan rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang dirangkai dengan buka puasa bersama serta pembagian paket bantuan kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai selaras dengan program pasar murah sebagai bagian dari gerakan terpadu membantu warga, khususnya masyarakat kurang mampu.
Yoga menjelaskan, meskipun Kabupaten Barito Selatan tidak termasuk dalam pengukuran Indeks Perkembangan Harga (IPH) secara statistik, pihaknya tetap berkomitmen melakukan langkah preventif. Pemerintah daerah optimistis bahwa melalui gerakan pasar murah dan subsidi harga barang, kestabilan harga dapat terus terjaga.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan protein masyarakat. Dengan adanya subsidi harga, warga dapat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berencana melaksanakan kegiatan serupa secara menyeluruh di enam kecamatan yang mencakup tujuh kelurahan dan 86 desa. Yoga berharap program ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan menjadi agenda rutin tahunan, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Walaupun kita berada di tengah efisiensi penganggaran, pemenuhan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas. Kami berharap kegiatan ini terus berjalan setiap tahun sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (GR).






