Kadis Pendidikan Barsel Syahdani Sampaikan Komitmen Majukan Dunia Pendidikan Pada Musrenbang RKPD 2026

Barito Selatan  // Khabarindonesia.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Syahdani, S.Pd., menyampaikan tanggapannya terkait Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025. Acara tersebut berlangsung di Aula Bapperida Kabupaten Barito Selatan dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, ST.  (21/4/2025).

Dalam paparannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam menyusun program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat. “Musrenbang RKPD ini menjadi fondasi dalam merancang arah pembangunan daerah. Kita harus fokus pada peningkatan kualitas SDM, infrastruktur dasar, dan pelayanan publik,” ujarnya.

Wakil Bupati juga menyampaikan harapannya agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu menyusun rencana kerja yang realistis dan berorientasi pada hasil. “Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjalankan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” tambah Khristianto dalam sambutannya.

Acara Musrenbang RKPD 2026 tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Forkopimda Kabupaten Barito Selatan, para kepala OPD, serta para Camat se-Kabupaten Barito Selatan. Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat dan akademisi yang memberikan masukan strategis dalam sesi diskusi.

Dalam kesempatan tersebut, Syahdani, S.Pd., selaku Kepala Dinas Pendidikan Barsel, menyampaikan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan akses dan mutu pendidikan, baik di tingkat dasar maupun menengah. Perencanaan ini harus menjawab kebutuhan riil di lapangan,” jelasnya.

Syahdani menambahkan bahwa pihaknya juga tengah merancang sejumlah program strategis untuk mendorong pemerataan pendidikan di wilayah terpencil dan pedalaman. “Kami sedang mengkaji penguatan sarana digital dan peningkatan kapasitas guru agar proses pembelajaran lebih adaptif dan inovatif,” ungkapnya.

Selain itu, Syahdani menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan visi pendidikan yang berkualitas. “Semua pihak harus dilibatkan, karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi Musrenbang sebagai ruang dialog yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. “Musrenbang memberi kami kesempatan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya terkait tantangan di sektor pendidikan,” tambahnya.

Selama sesi diskusi, berbagai isu pendidikan mencuat, mulai dari kebutuhan ruang kelas baru, distribusi tenaga pendidik, hingga pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal. Syahdani menyatakan bahwa masukan tersebut akan menjadi pertimbangan penting dalam penyusunan RKPD Dinas Pendidikan tahun depan.

Sementara itu, perwakilan dari Bapperida Provinsi Kalteng juga mendorong agar pembangunan sektor pendidikan di Barito Selatan terintegrasi dengan kebijakan pembangunan daerah provinsi, terutama dalam mendukung program strategis nasional.

Musrenbang RKPD Tahun 2026 ini diharapkan menjadi momen strategis untuk menyusun program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Barito Selatan, termasuk melalui penguatan sektor pendidikan.

Dengan berakhirnya acara, seluruh peserta sepakat untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna memastikan setiap rencana pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan pun menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada rakyat. (GR).