Pemkab Barito Selatan Salurkan Bantuan Banjir Camat Karau Kuala Desa Terjangkau Darat Jadi Prioritas Awal
Barito Selatan // Khabarindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan resmi meluncurkan bantuan bencana bagi masyarakat yang terdampak banjir, Sabtu (3/5/2025). Acara peluncuran tersebut dilaksanakan di Kantor Cabang Bulog Kabupaten Barito Selatan dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah. (3/5/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Barito Selatan, Sekretaris Daerah, Asisten I, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta seluruh camat se-Kabupaten Barito Selatan, termasuk Camat Karau Kuala, Adriansyah, S.Pi., M.Si.
Usai acara peluncuran, beberapa awak media melakukan wawancara langsung dengan Camat Karau Kuala untuk mengetahui secara lebih rinci distribusi bantuan yang diterima oleh wilayahnya.
Dalam keterangannya, Adriansyah menjelaskan bahwa hari ini bantuan berupa beras disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Bantuan tersebut ditujukan kepada desa-desa di Kecamatan Karau Kuala yang masih dapat dijangkau oleh transportasi darat.
“Untuk hari ini, Desa Janggi menerima bantuan sebanyak 865 kilogram beras, sedangkan Desa Malitin mendapatkan 860 kilogram,” jelas Adriansyah.
Ia menambahkan, distribusi bantuan ini merupakan bagian dari program tanggap darurat terhadap bencana banjir yang beberapa waktu terakhir melanda sebagian wilayah Barito Selatan, termasuk Kecamatan Karau Kuala.
Menurut Adriansyah, pihaknya telah menyampaikan rencana distribusi lanjutan untuk desa dan kelurahan lainnya di Kecamatan Karau Kuala yang tidak bisa dijangkau dengan jalur darat. Pengiriman akan dilanjutkan pada Senin, 5 Mei 2025.
“Insya Allah untuk desa dan kelurahan lainnya, bantuan akan dikirimkan melalui transportasi air. Titik antar dan tujuannya sudah kami sampaikan dan siapkan sebelumnya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten yang cepat tanggap dalam merespons kondisi masyarakat yang terdampak banjir, serta kepada semua pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan.
Banjir yang terjadi sejak akhir April lalu telah menyebabkan puluhan rumah di beberapa desa di Karau Kuala terendam, memutus akses jalan, serta membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.”ucapnya Adriansyah.
Pemerintah berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta memastikan mereka tetap memiliki pasokan bahan pangan selama masa pemulihan berlangsung.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan dinas terkait, diharapkan proses distribusi bantuan ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran ke seluruh wilayah terdampak banjir di Kecamatan Karau Kuala. (GR).






