Upacara Pembukaan TMMD Ke-124 Tahun 2025 Digelar Di Barito Selatan Fokus Pembangunan Fisik Dan Non Fisik
Barito Selatan // Khabarindonesia.com– Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-124 Tahun Anggaran 2025 resmi digelar pada Selasa, 6 Mei 2025, di halaman Kantor Bupati Kabupaten Barito Selatan. Acara ini menjadi tanda dimulainya program terpadu lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa, khususnya di wilayah pedalaman. (6/5/2025).
Hadir dalam upacara tersebut Dandim 1012/Buntok Letkol Inf Langgeng Pujut Santoso, S.E., M.Han, Dandim 1013/Muara Teweh Letkol Inf Agus Salim Tuo, S.H., M.I.P, Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Barito Selatan, camat se-Kabupaten Barito Selatan, serta unsur-unsur lain yang terkait.
Dalam penyampaian, perwakilan Satgas TMMD menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Nomor 102/2025 tanggal 20 Januari 2025. Surat tersebut memerintahkan agar seluruh jajaran TNI merencanakan dan menyiapkan pelaksanaan kegiatan TMMD Reguler Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari Program Kerja Korem 102/Panju Panjung dan Kodim 1012/Buntok di bidang teritorial.
TMMD Ke-124 ini akan berlangsung selama 30 hari, dimulai pada 6 Mei hingga 4 Juni 2025, dengan lokasi pelaksanaan di Desa Talio, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non fisik.
Sasaran utama dari kegiatan fisik meliputi peningkatan badan jalan sepanjang 1.800 meter, penimbunan sepanjang 1.800 meter dengan lebar 6 meter, serta pembentukan dan pemadatan jalan sepanjang 8.000 meter dengan lebar 5 meter. Selain itu, akan dipasang geo tekstil kelas 2 sepanjang 1.800 meter dengan lebar 10 meter.
Pekerjaan struktur juga meliputi pembuatan saluran beton selebar 60 cm dan tebal 15 cm sepanjang 1.800 meter, serta pembangunan pondasi truk dan jembatan darurat berukuran 4 x 4 meter. Sasaran tambahan mencakup rehabilitasi 30 unit rumah tidak layak huni, pembuatan 30 unit sumur gali, pertanian pangan seluas 2 hektar, serta pembangunan dan perbaikan tempat ibadah, pasar, dan sekolah.
Untuk sasaran non fisik, kegiatan meliputi pengobatan massal dan pelayanan KB, penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian dan peternakan, hukum, bahaya narkoba, perikanan, lingkungan hidup, kehutanan, serta sosialisasi pencegahan stunting dan bahaya terorisme dan radikalisme.
TMMD ini melibatkan berbagai unsur personel, antara lain personel Satgas TMMD sebanyak 110 orang, asistensi 25 orang, dan dukungan dari masyarakat sekitar sebanyak 30 orang. Semua pihak terlibat secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Kegiatan TMMD Ke-124 ini didukung oleh anggaran sebesar Rp10 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barito Selatan. Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung pembangunan fisik dan non fisik yang telah direncanakan.
Letkol Inf Langgeng Pujut Santoso, selaku Dansatgas TMMD, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pokok Kodim 1012/Buntok untuk memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menciptakan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa TMMD adalah bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan nasional. Dengan melibatkan langsung masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi desa sasaran.
Upacara pembukaan ini diakhiri dengan pembacaan laporan kesiapan pelaksanaan kegiatan oleh Komandan Kodim 1012/Buntok. Seluruh jajaran TNI dan unsur pemerintah daerah berharap TMMD Ke-124 ini berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga Desa Talio dan sekitarnya. (GR).






