Pemerintah Barito Selatan Matangkan Persiapan Implementasi Call Center 112
Barito Selatan // Khabarindonesia.com– Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Implementasi Call Center 112 di Aula Kantor Bupati Barito Selatan. Kamis,13 Februari 2025 Rapat ini bertujuan untuk mempercepat langkah strategis dalam menghadirkan layanan darurat terpadu yang dapat diakses masyarakat secara cepat dan efisien. (13/2/2025)
Rapat ini dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan, Drs. Mirwansyah, M.A., serta dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi teknis terkait. Di antaranya adalah POLRES Barito Selatan, Manajer Rayon PLN Buntok, Dinas PUPR, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RSUD Jaraga Sasameh, DP3APPKB, Satpol PP, serta Bagian Hukum Setda Barito Selatan.
Dalam paparannya, Mirwansyah menekankan pentingnya layanan Call Center 112 sebagai solusi terpadu dalam menangani keadaan darurat. “Layanan ini akan menjadi pusat koordinasi terpadu dalam merespons berbagai kejadian seperti kebakaran, kecelakaan lalu lintas, gangguan listrik, bencana alam, tindak kriminalitas, serta kondisi medis darurat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Barito Selatan, Mario Aan, S.STP, yang turut hadir dalam rapat, menyampaikan bahwa Call Center 112 akan berfungsi sebagai pusat layanan darurat satu pintu yang dapat diakses masyarakat secara gratis. “Kami berharap layanan ini dapat meningkatkan efektivitas koordinasi antarinstansi dalam menangani berbagai kejadian darurat, sehingga masyarakat bisa mendapatkan bantuan lebih cepat,” jelasnya kepada awak media.
Dalam rapat ini, masing-masing instansi teknis menyampaikan peran mereka dalam mendukung operasional Call Center 112. POLRES Barito Selatan akan menangani laporan gangguan keamanan, PLN Rayon Buntok akan bertindak dalam menangani gangguan listrik, Dinas PUPR akan menangani masalah infrastruktur, BPBD akan bertanggung jawab dalam penanggulangan bencana, dan Damkar akan bertugas dalam penanganan kebakaran. Sementara itu, Dinas Kesehatan dan RSUD Jaraga Sasameh akan memastikan layanan medis darurat berjalan optimal, Dinas Sosial akan membantu korban bencana, DP3APPKB akan menangani kasus perlindungan perempuan dan anak, serta Satpol PP akan mendukung ketertiban umum.
Dengan adanya sinergi dari berbagai pihak, diharapkan implementasi Call Center 112 dapat segera terwujud secara optimal. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berencana melakukan pemantapan infrastruktur teknologi, sosialisasi kepada masyarakat, serta uji coba operasional sebelum layanan ini resmi diluncurkan.
Implementasi Call Center 112 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis digital. Dengan sistem yang terintegrasi dan responsif, masyarakat Barito Selatan diharapkan dapat memperoleh layanan darurat dengan lebih cepat dan efisien.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik, sejalan dengan visi menuju Smart City yang lebih modern dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Call Center 112 diharapkan menjadi langkah maju dalam mewujudkan pelayanan darurat yang lebih efektif dan terkoordinasi di wilayah Kabupaten Barito Selatan. (Gilang)






