Kepala Dinas Perikanan Barsel Apresiasi Polres Dalam Lomba Mangacal Iwak Hari Bayangkara Ke-80

Barito Selatan // Khabarindonesia.com – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Barito Selatan, Eka Surya Thano, SE., MM., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Barito Selatan yang diwakili Wakapolres beserta jajaran atas terselenggaranya kegiatan Lomba Mangacal Iwak dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kolam ikan Dinas Perikanan Kabupaten Barito Selatan pada Sabtu 20 Juni 2026 dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. (20/6/2026).

Dalam sambutannya, Eka Surya Thano menyampaikan penghormatan kepada para Pejabat Utama (PJU) Polres Barito Selatan, para perwira, serta seluruh peserta yang hadir mengikuti lomba. Ia menjelaskan bahwa kegiatan mangacal iwak merupakan upaya menghidupkan kembali tradisi menangkap ikan secara tradisional yang dahulu sangat dikenal di kalangan masyarakat Barito Selatan.

Menurutnya, istilah mangacal atau menggalau iwak merupakan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Tradisi tersebut kini mulai jarang dilakukan sehingga perlu diperkenalkan kembali kepada generasi muda sebagai bagian dari pelestarian budaya daerah sekaligus sarana mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat kepolisian.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan cara-cara berbahaya dalam menangkap ikan, baik di sungai maupun di danau. Ia menegaskan bahwa praktik penangkapan ikan dengan menggunakan racun maupun bahan berbahaya lainnya dapat merusak ekosistem perairan dan mengancam kelestarian sumber daya perikanan.

Eka Surya Thano menuturkan bahwa kegiatan lomba ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan perairan. Melalui metode penangkapan ikan secara tradisional, masyarakat diajak untuk lebih mencintai alam dan memanfaatkan sumber daya perikanan secara bijaksana dan berkelanjutan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pemadam Kebakaran yang telah membantu proses pengurasan kolam perlombaan. Menurutnya, proses pengurasan memerlukan waktu sekitar empat jam hingga kondisi air memungkinkan untuk digunakan sebagai lokasi perlombaan. Kerja sama lintas instansi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung suksesnya kegiatan.

Sementara itu, panitia mencatat sebanyak 170 peserta telah mendaftarkan diri, baik melalui sistem daring maupun pendaftaran langsung. Dalam lomba tersebut, peserta berkesempatan menangkap berbagai jenis ikan yang telah ditebar ke kolam, di antaranya ikan nila, ikan haruan, serta ribuan benih ikan lainnya. Polres Barito Selatan sendiri menaburkan sekitar 3.000 ekor benih ikan guna menambah semarak perlombaan.

Untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, panitia memberlakukan sejumlah aturan perlombaan, termasuk larangan penggunaan perlengkapan tertentu yang dapat mengganggu jalannya lomba. Peserta diberikan waktu selama 30 menit untuk menangkap ikan, sementara penentuan pemenang didasarkan pada berat total hasil tangkapan. Berbagai hadiah menarik telah disiapkan oleh Polres Barito Selatan bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. (GR).