Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Selatan Lantik Ketua TP-PKK Dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Dusun Selatan
Barito Selatan // Khabarindonesia.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Barito Selatan, Dr. Hj. Permana Sari, S.Si., MM., secara resmi melantik Hj. Sri Astuti, S.Pd., MM., sebagai Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Dusun Selatan. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Dusun Selatan, Jumat 19 Juni 2026, dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. (19/6/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi TP-PKK dan Posyandu sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, kesehatan masyarakat, serta pemberdayaan perempuan hingga tingkat desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Dusun Selatan, para lurah, kepala desa se-Kecamatan Dusun Selatan, pengurus TP-PKK kecamatan dan desa, serta para kader Posyandu dari berbagai wilayah. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung program pembangunan berbasis keluarga.
Dalam sambutannya, Dr. Hj. Permana Sari menyampaikan ucapan selamat kepada Hj. Sri Astuti atas amanah yang diberikan. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa organisasi TP-PKK dan Posyandu Kecamatan Dusun Selatan semakin aktif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, TP-PKK memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah menjalankan berbagai program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan keluarga, pendidikan anak, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Hj. Permana Sari juga menitipkan empat agenda penting yang harus menjadi fokus utama Hj. Sri Astuti selama menjalankan tugas sebagai Ketua TP-PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Dusun Selatan.
Agenda pertama adalah penurunan angka stunting. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan dan penanganan stunting harus terus dilakukan melalui intervensi yang berkelanjutan, melibatkan seluruh pihak mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga keluarga. “Kita ingin memastikan generasi masa depan di Kecamatan Dusun Selatan tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” ujarnya.
Agenda kedua adalah penguatan ketahanan pangan keluarga. Menurutnya, TP-PKK harus mampu menggerakkan masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga sekaligus mendukung peningkatan ekonomi rumah tangga. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan kemandirian pangan hingga tingkat desa.
Selanjutnya, agenda ketiga adalah memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil dan ibu menyusui. Ia menekankan pentingnya edukasi kesehatan, peningkatan akses layanan kesehatan, serta dukungan psikososial agar kebutuhan gizi ibu terpenuhi dengan baik dan pemberian ASI eksklusif dapat berjalan optimal.
Agenda keempat yang disampaikan adalah mendorong lahirnya berbagai inovasi program. Dr. Hj. Permana Sari berharap TP-PKK Kecamatan Dusun Selatan tidak terpaku pada pola kerja lama, melainkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat melalui berbagai terobosan yang kreatif dan inovatif.
Sementara itu, Hj. Sri Astuti menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta membangun kerja sama yang solid bersama seluruh pengurus TP-PKK, kader Posyandu, pemerintah desa, dan berbagai pihak terkait.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program TP-PKK dan Posyandu tidak dapat dicapai secara individu, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi akan menjadi kunci utama dalam menjalankan berbagai program ke depan.
Melalui pelantikan ini, diharapkan TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu Kecamatan Dusun Selatan semakin berpran aktif dalam mendukung program pembangunan daerah. Kepemimpinan baru serta dukungan seluruh stakeholder, berbagai program pembedayaan keluarga, peningkatan kesehatan masyarakat, penanganan stunting, dan ketahanan pangan diyakini dapat berjalan lebih oftimal demi teewujudnya masyarakat Barito Selatan yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (GR).






