Pemkab Barsel Tutup Kegiatan Bimtek Keuangan Desa Tekankan Transparansi Dan Disiplin Anggaran
Barito Selatan // Khabarindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keuangan Desa yang digelar selama dua hari, Rabu–Kamis, 5–6 November 2025, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, instansi vertikal, camat se-Barsel, serta para kepala desa dan perangkat desa dari seluruh wilayah Barito Selatan. (6/11/2025).
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut, Bupati Barito Selatan melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Barsel, H. Akhmad Akmal Husaen, S.STP., MM., menegaskan bahwa pengelolaan keuangan desa wajib berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal itu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 serta Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa.
Ia menekankan bahwa keuangan desa harus dikelola berdasarkan asas transparansi, akuntabilitas, partisipatif, tertib, serta disiplin anggaran. Prinsip-prinsip tersebut menjadi landasan penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Menurut H. Akhmad Akmal Husaen, keberhasilan pengelolaan keuangan desa tidak dapat dilepaskan dari kapasitas sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas. Karena itu, Bimtek ini diselenggarakan untuk memperkuat kompetensi aparatur desa dalam memahami setiap tahapan tata kelola keuangan desa.
“Melalui kegiatan Bimtek ini, saya berharap seluruh peserta dapat memahami secara komprehensif setiap tahapan pengelolaan keuangan desa sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya. Ia juga menambahkan pentingnya pemahaman terkait kewajiban perpajakan desa untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten.
Selain itu, para peserta juga dibekali pengetahuan mengenai prioritas penggunaan Dana Desa, penyusunan laporan pertanggungjawaban, serta implementasi CORE TAX pada sistem keuangan desa yang mulai diterapkan untuk mendorong tata kelola yang lebih modern dan terintegrasi.
Kegiatan Bimtek yang berlangsung selama dua hari tersebut diisi dengan pemaparan materi oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya. Para peserta juga terlibat dalam sesi diskusi interaktif yang membahas permasalahan-permasalahan umum yang sering muncul dalam pengelolaan keuangan desa.
Banyak peserta menyampaikan bahwa materi yang diberikan sangat bermanfaat, terutama dalam memahami regulasi terbaru serta penerapan aplikasi yang mendukung transparansi keuangan desa. Mereka berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkala agar aparatur desa selalu mengikuti perkembangan aturan yang dinamis.
Usai kegiatan penutupan, sejumlah awak media berkesempatan mewawancarai Kabid Perencanaan Dinas PMD Kabupaten Barito Selatan, Sahala Junjungan Sitaoros. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama Bimtek ini adalah mendorong aparatur desa agar mampu mengelola keuangan desa dengan benar, tertib, serta bebas dari kesalahan administrasi.
“Kami berharap setelah mengikuti Bimtek ini, para perangkat desa benar-benar mampu menerapkan pemahaman yang didapat dalam pengelolaan keuangan desa. Harapannya, tidak ada lagi kesalahan penganggaran maupun pelaporan. Ini untuk kebaikan pembangunan desa dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sahala juga menegaskan bahwa penguatan kapasitas aparatur desa merupakan langkah strategis untuk menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing. Menurutnya, desa harus menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berharap Bimtek ini dapat membawa dampak positif bagi semua desa di Barsel. Dengan peningkatan kompetensi dan pemahaman aparatur desa, diharapkan pengelolaan keuangan desa semakin tertib, efektif, dan tepat sasaran.
Di akhir sambutannya, Kadis PMD Barsel kembali menekankan pentingnya komitmen seluruh aparatur desa dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Semoga pelatihan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa, sehingga desa-desa di Barito Selatan semakin mandiri,”pungkasnya
Dengan ditutupnya kegiatan Bimtek ini, pemkab Barsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola desa melalui peningkatan kualitas SDM serta penerapan regulasi yang tepat demi kemajuan pembangunan di seluruh desa Kabupaten Barito Selatan. (GR).






